You are currently viewing Kenali Penyebab, Gejala & Cara Mengatasi Depresi yang Mudah Dilakukan

Kenali Penyebab, Gejala & Cara Mengatasi Depresi yang Mudah Dilakukan

Depresi pada dasarnya merupakan salah satu gangguan mental yang banyak terjadi. Namun, meskipun demikian, kondisi ini dapat ditangani asalkan penderitanya memperoleh pertolongan sedini mungkin. 

Depresi merupakan  gangguan kesehatan mental yang bisa mempengaruhi tingkah laku, cara berpikir serta emosi seseorang. Penderita gangguan mental ini umumnya mengalami gejala seperti tidak bersemangat, mudah emosi, tidak berenergi dan lainnya. 

Sedangkan jika kondisi ini terjadi pada anak, ia mungkin akan enggan bermain, prestasi belajar menurun, hingga terjadi gangguan tumbuh kembang. 

Penyebab Depresi yang Sering Tidak Diketahui

Perlu diketahui, kondisi mental ini juga dikenal sebagai sebuah masalah kesehatan mental yang begitu kompleks. Tidak ada yang mengetahui secara pasti penyebab seseorang mengalami kondisi ini. 

Tetapi, ada beberapa hal yang bisa menjadi pemicunya, seperti:

  1. Adanya Riwayat Keluarga

Risiko seseorang mengalami kondisi ini jauh lebih tinggi bila mempunyai riwayat keluarga yang memiliki masalah yang sama. 

Mempunyai sifat yang kompleks, kondisi ini dapat terjadi disebabkan karena pengaruh gen yang berbeda sehingga bisa memberi dampak kecil. Layaknya masalah kejiwaan yang lain, genetika yang berkaitan dengan masalah ini tidak sesederhana penyakit genetic murni. 

  1. Mengalami Trauma

Penderita bisa saja mengalami peristiwa yang mempengaruhi seperti apa cara tubuh merespons berbagai macam situasi, ketakutan serta kecemasan dan akhirnya memicu stress. 

Hal ini biasanya disebabkan karena kekerasan seksual, fisik dan emosional sehingga kerentanan menjadi semakin meningkat. 

  1. Memiliki Kondisi Medis Tertentu

Risiko adanya kondisi ini juga lebih tinggi pada orang yang memiliki kondisi medis tertentu. Contohnya, kondisi ini rentan terjadi karena efek samping masalah kesehatan kronis seperti ADHD (attention deficit hyperactivity disorder), nyeri serta insomnia. 

  1. Mengkonsumsi Obat Tertentu

Ketika memiliki riwayat penyalahgunaan alkohol serta mengkonsumsi obat terlarang, hal ini juga dapat meningkatkan risiko gangguan mental ini muncul. 

Namun, jangan salah karena obat resep yang berasal dari dokter juga dapat memicu hal yang sama contohnya seperti obat anti virus, serta obat untuk mengatasi jerawat. 

Gejala Depresi

Sayangnya, sekarang ini tidak terdapat pemeriksaan awal yang dapat dilakukan agar bisa menguatkan diagnosis gangguan mental yang dialami oleh seseorang. Namun, meskipun demikian dokter ahli kejiwaan dapat memperoleh diagnosis dari adanya gejala serta evaluasi kondisi psikologis penderita. 

Kasus gangguan kejiwaan, umumnya dapat dikenali dari berkurangnya nafsu makan, suasana hati yang sekarang sedang dirasakan, pola tidur, pikiran serta tingkat aktivitas. 

Gangguan mental juga dapat dihubungkan dengan kondisi medis lain. Sehingga dokter juga akan melakukan pemeriksaan fisik serta meminta penderita untuk memeriksakan darahnya. 

Dampak Depresi

Bila tidak ditangani dengan baik, kondisi ini dapat memberikan dampak serius pada kehidupan yang dilalui penderitanya. Seseorang yang menderita gangguan mental dapat melampiaskan beban hidup dengan melakukan kegiatan yang kurang baik. 

Contohnya seperti merokok, menggunakan narkoba serta mengkonsumsi minuman yang mengandung alkohol. Bila tidak ditangani dengan baik, gangguan mental yang awalnya ringan, semakin lama dapat berkembang menjadi berat.

Bahkan, pada tahap tersebut, pasien banyak yang sudah merasa hilang harapan hidup dan akhirnya mencoba mengakhiri hidupnya. Inilah yang menjadi alasan mengapa setiap orang harus mengenali gejala ini. 

Hal tersebut sangat penting agar nantinya gejala ini dapat segera terdeteksi serta ditangani dengan cara yang tepat dengan bantuan psikiater serta psikolog. 

Pengobatan Depresi

Cara mengobati depresi umumnya akan tergantung dari tingkat keparahan penyakit dan seberapa lama pasien sudah mengalami kondisi tersebut.  Beberapa cara yang bisa dilakukan dokter untuk membantu pengidap mengatasi depresi yang dialaminya, antara lain:

  • Perawatan diri sendiri

Jika depresi masih tergolong ringan, ada beberapa hal yang dapat dilakukan untuk membantu mengurangi gejala depresi. Bagi banyak orang, olahraga teratur membantu menciptakan perasaan positif dan meningkatkan suasana hati. Mendapatkan kualitas tidur yang cukup secara teratur, makan makanan yang sehat dan menghindari alkohol (depresan) juga dapat membantu mengurangi gejala depresi.

  • Psikoterapi

Perawatan ini umumnya direkomendasikan untuk kasus depresi ringan hingga berat. Psikoterapi juga sering dikombinasikan bersama obat-obatan. Berikut jenis-jenis terapi untuk mengatasi depresi:

  • Cognitive behavior therapy (CBT). Terapi ini bertujuan untuk membantu pengidap melepaskan pikiran dan perasaan negatif, serta menggantinya dengan respon positif.
  • Problem-solving therapy (PST), untuk meningkatkan kemampuan pengidap menghadapi pengalaman yang memicu rasa tertekan.
  • Interpersonal therapy (IPT) untuk membantu mengatasi masalah yang muncul saat berhubungan dengan orang lain.
  • Terapi psikodinamis untuk membantu pengidap memahami apa yang dirasakannya dan bagaimana merespon perasaan tersebut.

Bergantung pada tingkat keparahan depresi, pengobatan dapat memakan waktu beberapa minggu atau lebih lama. Dalam banyak kasus, peningkatan yang signifikan dapat dilakukan dalam 10 hingga 15 sesi.

  • Obat-obatan

Ketidakseimbangan bahan kimia pada otak menjadi salah satu faktor risiko depresi. Dokter dapat meresepkan antidepresan untuk membantu memodifikasi kimia otak seseorang. Umumnya obat antidepresan tidak memiliki efek stimulasi pada orang yang tidak mengalami depresi. Antidepresan dapat memperbaiki gejala dalam satu atau dua minggu pertama penggunaan, tapi manfaat penuh mungkin tidak terlihat selama dua sampai tiga bulan. 

Dalam beberapa situasi obat psikotropika lain mungkin membantu. Dokter biasanya merekomendasikan agar pasien terus minum obat selama enam bulan atau lebih setelah gejalanya membaik. Perawatan jangka panjang mungkin disarankan untuk mengurangi risiko depresi di masa depan untuk orang-orang yang lebih berisiko.

Cara Mengatasi Depresi

Bila sekarang merasakan gejala gangguan mental ini, tidak ada salahnya mulai memeriksakan diri ke dokter maupun ke psikolog. Ketika terdiagnosa menderita gangguan depresi , maka dapat menjalani pemulihan serta melakukan hal yang positif. 

Bila masih sulit melawannya, berikut beberapa tips yang dapat diikuti untuk mengatasi depresi seperti dibawah ini:

  1. Kontrol  Pikiran agar Terus Berpikir Positif

Memang, melawan emosi serta melawan pikiran yang negatif menjadi hal yang sulit. Namun, bukan berarti tidak dapat dilakukan. 

Ketika sedang terpuruk, dapat mencoba untuk berpikir positif serta terus menerus memotivasi diri, selain itu tanamkan keyakinan serta katakan pada diri sendiri, jika pasti bisa melaluinya. 

Selain itu , juga dapat mencoba melakukan meditasi sehingga bisa menenangkan pikiran serta emosi. Bila selama ini kesulitan mengontrol pikiran yang negatif, ceritakan perasaan yang dialami pada orang terdekat. 

  1. Lakukan Hal yang Menyenangkan

Ketika kondisi ini muncul, maka mungkin akan berubah menjadi kurang berenergi serta enggan melakukan sejumlah aktivitas. Namun ini sebenarnya menjadi hal yang tidak baik. 

Jernihkan pikiran serta cari distraksi dengan cara mencoba hal yang baru dan lebih menyenangkan. Contohnya seperti mengikuti kelas yoga, melukis, ikut kegiatan amal dan rutin melakukan olahraga. 

Aktivitas tersebut akan bisa memperoleh teman baru serta lingkungan baru yang bisa menjadi support system yang baik. 

  1. Menulis Buku Harian

Bila merasa kesulitan untuk menceritakan keluh kesah pada orang lain. Sahabat Kaef dapat mencurahkan perasaan dengan cara menulis buku harian. 

Di dalam buku tersebut,  dapat menulis semua perasaan yang dimiliki. Bahkan, di dalam buku harian,  bisa menulis mengenai perasaan yang dimiliki sekarang ini seperti cita-cita, harapan dan berbagai hal yang ingin dicapai. 

  1. Konsumsi Makanan Sehat

Cara mengatasi depresi selanjutnya adalah mulailah dengan mengonsumsi makanan sehat. Jika depresi cenderung membuat makan berlebihan, paling baik mengendalikan konsumsi makanan akan membantu seseorang merasa lebih baik. Meskipun tidak ada yang pasti, Cook mengatakan ada bukti bahwa cara mengatasi depresi menurut psikologi dengan mengonsumsi makanan yang mengandung asam lemak omega-3 (seperti salmon dan tuna) dan asam folat (seperti bayam dan alpukat) dapat membantu meringankan depresi.

Kapan Harus ke Dokter?

Sebaiknya, segera kunjungi dokter apabila mengalami tanda-tanda depresi untuk menentukan seberapa parah depresi yang dialami. Apabila depresi masih dalam kategori ringan, dokter biasanya merekomendasikan Sahabat Kaef untuk mengatur pola hidup menjadi lebih sehat dengan cara mengkonsumsi makanan sehat & multivitamin.  Tentunya, membeli multivitamin yang di jamin keasliannya terdapat di aplikasi Kimia Farma Mobile. Yuk, download aplikasinya di Play Store atau Apps Store !

Sumber

https://www.medicalnewstoday.com/articles/8933#treatment

https://www.nimh.nih.gov/health/topics/depression

https://www.healthline.com/health/depression/recognizing-symptoms

https://ciputrahospital.com/cara-menghilangkan-depresi/

https://hot.liputan6.com/read/4899279/11-cara-mengatasi-depresi-menurut-psikologi-yang-mudah-dilakukan

#DekatCepatSehat