You are currently viewing Pusing : Gejala, Penyebab & Pengobatan

Pusing : Gejala, Penyebab & Pengobatan

Terkadang sewaktu beraktivitas, pasti Sahabat Kaef pernah tiba-tiba merasa pusing atau mengalami disorientasi yang membuat kepala berkunang-kunang, pandangan mulai mengabur dan tidak fokus pada satu titik, serta keseimbangan mulai goyah.  Sebelum terlambat, mari cari tahu gejala dan penyebab pusing serta ketahui obat apa yang tepat untuk meredakannya. 

Kenali Perbedaan Pusing dengan Vertigo 

Ketika rasa pening di kepala masih dalam level ringan, mungkin tidur atau meminum obat yang dibeli di apotik menjadi pilihan bagi banyak orang. 

Namun, ada banyak penyakit yang diawali dengan pusing ringan atau yang orang awam sebut dengan kliyengan ini. Bahkan, tidak sedikit penyakit tersebut bisa beralih ke kondisi yang mampu mengancam jiwa. 

Pusing merupakan gangguan orientasi yang spasial. Sebab, pusing  dapat dihubungkan dengan kondisi yang lebih serius, misal vertigo, strok, atau penyakit yang berkaitan dengan kardiovaskular. 

Namun, pusing  yang dialami tidak bisa langsung dianggap sebagai gejala dari vertigo. perlu pemeriksaan lebih lanjut dari dokter untuk bisa memastikan apakah ada penyakit lain atau tidak 

Bisa saja pusing  muncul hanya karena kelelahan dan terlalu memforsir tenaga untuk bekerja. Sehingga tubuh merasa lelah dan perlu beristirahat sejenak. 

Gejala Pusing yang Sering Dialami

Pusing bisa terjadi bahkan ketika sedang duduk santai di atas kursi kesayangan, berbaring di ranjang, atau berjalan. Umumnya, diikuti dengan gejala pusing. Seperti: 

  • Mual dan ingin muntah 
  • Pandangan mulai goyah dan tidak fokus 
  • Keseimbangan berkurang yang berakhir pingsan
  • Kepala berkunang-kunang yang akhirnya membatasi ruang gerak
  • Timbul rasa tengah melayang.
  • Kondisi semakin parah ketika berpindah posisi. Misal dari duduk kemudian ketika berdiri, pusing  akan membuat kepala semakin sakit 

Penyebab Pusing yang Perlu Diwaspadai

Pusing mempunyai banyak penyebab, seperti efek dari pengobatan, gangguan yang terjadi pada telinga bagian dalam, atau akibat mabuk perjalanan. Bisa juga, pusing  terjadi akibat kondisi kesehatan tertentu seperti adanya infeksi pada tubuh, mengalami cedera, atau hal lainnya. 

Namun, Sahabat Kaef bisa menemukan penyebabnya dengan mencari tahu durasi terjadinya dan gejala lain yang muncul bersamaan. Berikut ini beberapa penyebab yang umum terjadi. 

  • Gangguan yang Terjadi Pada Telinga Bagian Dalam (Vertigo)

Keseimbangan bergantung pada beberapa sistem sensorik yang ada pada tubuh, seperti: 

  • Mata, yang bekerja untuk membantu menemukan lokasi saat ini
  • Saraf sensorik, yang memberikan sinyal pesan ke otak mengenai posisi dan gerakan tubuh
  • Telinga bagian dalam, yang bertugas untuk menampung sensor agar bisa mendeteksi gerakan atau gravitasi

Ketika salah satu bagian dari sistem sensorik itu tidak berfungsi, kepala bisa terasa nyeri, kliyengan seakan lingkungan sekitar tengah berputar atau bergerak tidak tentu arah. Biasanya, ini terjadi ketika pusing menjadi gejala dari vertigo dan terjadi masalah pada bagian telinga dalam. 

Ada beberapa kondisi yang disebabkan karena adanya kerusakan pada bagian telinga dalam, di antaranya: 

  1. Benign Paroxysmal Positional Vertigo (BPPV)

Benign Paroxysmal Positional Vertigo (BPPV) akan membuat pening ketika mengubah posisi misal dari berdiri ke membungkuk atau sebaliknya. Umumnya, hanya berlangsung sekian detik. 

Namun, kondisi ini bisa mengarah ke bahaya sewaktu kristal kalsium yang ada di telinga bagian dalam mulai keluar. 

Jika sudah seperti itu, maka perlu mengikuti terapi atau serangkaian perawatan untuk mengembalikan posisi kristal ke tempat semula. 

  1. Sindrom Meniere

Sindrom Meniere terjadi karena adanya banyak cairan di telinga bagian dalam. Kondisi ini sering dialami pasien yang sudah berusia 40 sampai 60 tahun. Biasanya, sindrom meniere akan diikuti gejala lain yaitu: 

  • Kehilangan fungsi pendengaran
  • Pendengaran mulai terdistorsi atau teredam
  • Timbul mual maupun muntah
  • Tinnitus  atau telinga berdenging

Obat yang tepat untuk sindrom meniere yang bisa berlangsung antara 20 menit hingga 24 jam, yaitu: 

  • Mengonsumsi obat anti mual atau anti vertigo
  • Melakukan diet yang rendah garam
  • Membatasi konsumsi kafein dan alkohol
  • Berhenti merokok
  1. Infeksi Telinga

Infeksi ini bisa terjadi karena adanya bakteri atau virus yang mengakibatkan peradangan pada telinga bagian dalam, sehingga mengganggu proses pengiriman pesan ke otak. 

Saraf vestibulocochlear pada telinga bagian dalam mempunyai dua cabang, yang mana setiap cabangnya akan berkomunikasi dengan otak:

  • Saraf vestibular bertugas untuk mengirimkan sinyal mengenai keseimbangan. Ketika saraf ini mulai mengalami iritasi, neuritis vestibular bisa terjadi.
  • Saraf koklea bertugas untuk mengirimkan sinyal mengenai pendengaran. Jika peradangan sudah mempengaruhi bagian ini,  akan mengalami labirinitis yang menyebabkan telinga mulai berdenging, berakhir ke gangguan pada pendengaran.

Obat yang tepat untuk menyembuhkannya bisa berupa antibiotik, steroid, atau obat antivirus. 

  • Gangguan Sirkulasi 

Hal lain yang bisa menyebabkan munculnya pening adalah gangguan pada sirkulasi yang membuat  kehilangan kesimbangan dan jantung tidak mampu memompa darah yang cukup ke otak. Umumnya, ini disebabkan oleh: 

  • Tekanan Darah yang Turun

Kondisi ketika tekanan darah turun secara drastis bisa menimbulkan rasa pening dalam level ringan hingga muncul perasaan ingin pingsan. 

Biasanya, pusing  akan semakin terasa ketika melakukan perubahan gerak, misal dari duduk kemudian berdiri. Keadaan ini biasa dinamakan sebagai hipotensi ortostatik.

  • Sirkulasi Darah Memburuk

Pusing  juga bisa disebabkan karena sirkulasi darah mulai memburuk yang diiringi dengan gejala penyakit lain. Seperti gejala dari serangan jantung, gejala kardiomiopati, dan aritmia jantung. 

Pengobatan untuk Meredakan Pusing

Perawatan untuk meredakan atau menyembuhkan pusing yang menyerang, akan berfokus pada penyebab yang mendasarinya. Umumnya, pusing dapat sembuh tanpa penanganan khusus, karena penderita akan beradaptasi dengan perubahan sistem tubuh yang menyebabkan pusing. Namun, untuk membantu meredakan pusing, ada beberapa upaya yang dapat dilakukan secara mandiri, antara lain:

  • Duduk atau berbaring saat merasa pusing untuk meredakan sensasi yang dirasakan.
  • Berbaring dan menutup mata di dalam ruangan yang gelap untuk meredakan sensasi berputar pada vertigo
  • Istirahat dalam ruangan yang sejuk
  • Menghindari konsumsi minuman berkafein (kopi atau teh) dan beralkohol, serta asap rokok, karena dapat memperburuk sensasi yang dirasakan

Jika pusing tidak membaik, dokter mungkin akan memberikan beberapa pilihan obat berikut ini.

  • Obat diuretik untuk penanganan penyakit Meniere.
  • Obat antihistamin dan antikolinergik guna mengatasi vertigo dan mual.
  • Obat untuk mengurangi kecemasan.

Selain konsumsi obat, ada beberapa terapi yang mungkin dapat dilakukan guna membantu mengurangi gejala pusing. Contohnya seperti terapi perubahan posisi kepala atau terapi Epley untuk mengatasi vertigo, psikoterapi, dan terapi keseimbangan.

Nah, Itulah hal-hal yang perlu diketahui mengenai pusing. Dari gejala, penyebab & pengobatan. Salah satu obat yang bisa mengatasi pusing yaitu Panadol Extra. Segera pesan dan dapatkan obatnya melalui aplikasi Kimia Farma Mobile. Download sekarang juga aplikasinya !

Sumber

https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/dizziness/symptoms-causes/syc-20371787

https://www.nhs.uk/conditions/dizziness/

https://www.healthline.com/health/dizziness

#DekatCepatSehat