You are currently viewing 6 Cara Mengatasi Maag Agar Tak Kambuh Lagi

6 Cara Mengatasi Maag Agar Tak Kambuh Lagi

Umumnya, maag ditandai dengan sekumpulan gejala gangguan pencernaan, mulai dari mulas, kembung, mual, hingga panas di dada (heartburn). Penyakit maag dalam istilah medis di sebut penyakit gastritis atau tukak lambung, dimana penyakit ini bukanlah penyakit sebenarnya, melainkan penyakit maag adalah suatu gejala dari peradangan pada lambung yang di sebabkan oleh virus/bakteri Helicobacter pylori yang mengakibatkan luka di lambung. Gejala ini tentu bisa mengganggu aktivitas harian. Tak perlu khawatir, kini Sahabat Kaef bisa mencegah kambuhnya maag dengan beberapa cara yang disampaikan dalam artikel ini.

Mencegah Penyakit Maag

Sakit maag bisa dibilang sebagai penyakit “sejuta umat” yang sering kali membuat aktivitas penderita terganggu. Pasalnya, ketika penyakit ini kambuh akan timbul rasa nyeri yang membuat perut terasa melilit, sehingga membuat pengidapnya meringis kesakitan. 

Namun, untungnya terdapat upaya yang bisa dilakukan untuk mencegah penyakit maag kembali kambuh. Nah, berikut ini cara mencegah penyakit maag yang bisa dilakukan:

  1. Pilihlah Makanan Yang Tepat

Salah satu hal yang perlu diperhatikan sebagai cara mencegah maag yaitu memilih makanan yang tepat. Makanan pedas, asam, asin, dan berlemak dapat memicu gejala sakit maag karena merangsang produksi asam lambung lebih banyak. Pilihan makanan yang salah juga bisa menyebabkan kontraksi otot pada sekitar perut. Itu sebabnya, ada beberapa makanan yang perlu dihindari untuk mencegah gejala maag, seperti minuman bersoda, asinan, dan makanan asin.

Berikut ini daftar makanan yang aman dikonsumsi penderita maag.

  • Sayuran hijau, seperti brokoli, asparagus, seledri, dan kembang kol.
  • Umbi-umbian seperti kentang, wortel, lobak, atau bit.
  • Oatmeal rendah gula dan kaya serat.
  • Roti gandum whole wheat atau whole grain yang kaya serat, seperti nasi merah.
  • Daging unggas, makanan laut, dan putih telur.
  • Buah yang matang dan tidak asam, seperti melon, pepaya, atau semangka.
  1. Makan pelan-pelan

Tak hanya pilihan makanan, kebiasaan makan menjadi kunci penting dari keberhasilan pencegahan sakit maag. Makanan yang dikonsumsi akan lebih dulu bercampur dengan air liur dalam mulut untuk dipecah menjadi bentuk yang lebih sederhana sebelum masuk ke perut. Hal ini bertujuan memudahkan penyerapan zat gizi dari makanan oleh tubuh. Selain itu, mengunyah makanan pelan-pelan membantu sistem pencernaan ketika mengurai makanan. Bila makanan yang masuk tidak cukup lembut, lambung mungkin bekerja lebih keras untuk mencerna dan menyerap semua vitamin, mineral, dan asam amino penting. Oleh karena itu, maka dianjurkan untuk terbiasa mengunyah satu suap makanan setidaknya 32 kali, sehingga makanan menjadi lembut saat masuk ke dalam lambung.

  1. Kelola Stres Dengan Baik

Stres bukan cuma menyerang psikis saja, dalam beberapa kasus stres juga bisa menyebabkan maag kembali kambuh. Oleh sebab itu, kelola stres dengan baik, misalnya dengan berlatih teknik relaksasi. Latihan teratur teknik relaksasi antara pikiran dan tubuh dipercaya membantu untuk mengurangi penyakit maag kambuh.

  1. Upayakan Berhenti Merokok & Minum Alkohol

Alkohol dan rokok bisa menjadi salah satu pemicu kemunculan maag. Itu sebabnya, berhenti dari dua kebiasaan ini bisa menjadi salah satu cara mencegah maag. Alkohol diketahui dapat mengiritasi lapisan kerongkongan dan perut, merangsang produksi asam lambung, dan melemahkan otot kerongkongan.

Akibatnya, asam lambung lebih mudah naik menuju ke kerongkongan. Efek dari alkohol pun tidak jauh berbeda dengan merokok. Meski tak bisa dihentikan secara mendadak, berhenti merokok dan alkohol bisa dilakukan sedikit demi sedikit. Bila diperlukan, cobalah konsultasikan dengan dokter.

  1. Jangan Tidur Sesudah Makan

Sudah bukan rahasia umum lagi bila tidur setelah makan besar sangat tidak dianjurkan karena dapat memicu asam lambung naik. Asam lambung yang naik pada akhirnya dapat memicu gejala maag lainnya, seperti heartburn atau rasa panas di dada. Bagaimana tidak, produksi asam lambung biasanya akan meningkat setelah makan. Bila Anda langsung tidur setelah makan, asam lambung lebih mudah naik ke atas menuju kerongkongan. Usahakan untuk meluangkan waktu sekitar 2 – 3 jam sebelum Anda tidur. Pastikan pula duduk tegak selama 30 menit setelah makan. Bila memungkinkan, cobalah untuk menghindari makan porsi besar mendekati jam tidur guna mencegah maag kambuh.

  1. Membatasi Minuman Berkafein

Gejala maag akan sering muncul jika Anda memiliki penyakit GERD. Pada penderita GERD, kopi bisa menjadi pemicu gejala maag. Jadi, upaya pencegahan maag yang paling aman adalah mengurangi asupan kafein. Sebenarnya, kafein tidak hanya terdapat pada kopi, tetapi juga ada pada minuman bersoda dan beberapa jenis teh. Oleh sebab itu, Anda perlu berhati-hati dan waspada. Bagi para penggemar kopi, cobalah untuk mengurangi asupan kopi menjadi secangkir sehari. Bila gejala maag tetap muncul, ada baiknya Anda menghentikan kebiasaan minum kopi.

Nah, itulah beberapa cara mencegah penyakit maag yang bisa dilakukan. Bagi Sahabat Kaef yang mau tahu lebih jauh masalah di atas, atau memiliki keluhan kesehatan lainnya, bisa bertanya langsung pada dokter . Untuk melakukan pemeriksaan, bisa langsung reservasi klinik melalui aplikasi Kimia Farma Mobile. Jangan tunda sebelum kondisinya semakin memburuk, download Kimia Farma Mobile sekarang juga!

Sumber

https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/indigestion/symptoms-causes/syc-20352211

https://herminahospitals.com/id/articles/solusi-untuk-sakit-maag

https://rsud.bulelengkab.go.id/informasi/detail/artikel/penyakit-maag-36

https://health.kompas.com/penyakit/read/2022/01/08/110000768/maag

#DekatCepatSehat