You are currently viewing 8 Penyebab Varises Serta Gejala dan Penanganannya

8 Penyebab Varises Serta Gejala dan Penanganannya

Varises merupakan kondisi pelebaran serta pembengkakan pembuluh darah vena yang disebabkan karena penumpukan darah yang berada di dalam pembuluh darah. Kondisi ini menyebabkan pembuluh darah menjadi berwarna keunguan, tampak menonjol dan gelap. 

Penyakit ini bisa terjadi di bagian pembuluh darah mana saja dalam tubuh. Tetapi, kondisi ini lebih sering dialami di daerah tungkai, utamanya di bagian betis karena tekanan ketika berdiri maupun berjalan. 

Dibandingkan dengan pria, penyakit ini lebih sering terjadi pada kaum hawa. Kondisi ini juga sering dialami oleh orang dengan berat badan berlebih atau memiliki pekerjaan yang harus berdiri dan duduk dalam waktu yang lama. 

Hal-hal yang Menjadi Menyebabkan Varises

Pada dasarnya, pembuluh darah vena mempunyai satu katup arah yang akan mencegah darah mengalir mundur. Ketika katup ini gagal, darah akan mengumpul di bagian pembuluh darah. 

Inilah yang membuat vena menjadi semakin membesar dan akhirnya menjadi penyebab terjadinya varises . Berikut berbagai penyebab varises, antara lain:

  1. Elastisitas Dinding Pembuluh Darah Berkurang

Penyebab pertama kemunculannya adalah elastisitas dinding pembuluh darah berkurang. Inilah yang membuat pembuluh darah menjadi melemah dan tidak bisa mengalirkan darah ke jantung. 

Aliran darah yang berasal dari kaki menuju jantung melawan gravitasi bumi, oleh sebab itu pembuluh darah harus kuat, begitu pula dengan dinamisasi otot yang berada di sekitarnya. 

Jika katup pembuluh darah mengalami kerusakan, darah bisa berkumpul dan akhirnya membuat penggumpalan darah terjadi. 

  1. Faktor Keturunan

Faktor keturunan atau predisposisi genetik memiliki kontribusi yang tinggi terhadap penyebab munculnya varises, terutama dinding pembuluh vena yang lemah dan katup vena. Kondisi ini bisa menyebabkan masalah pada pembuluh darah, termasuk varises. Apabila ada anggota keluarga yang memiliki riwayat varises, maka kemungkinan besar Anda mengalami hal ini menjadi lebih tinggi.

  1. Kehamilan

Penyebab lain kondisi ini yang sering terjadi pada wanita adalah ketika kehamilan. Pertumbuhan rahim yang semakin membesar dapat meningkatkan volume darah serta memberikan tekanan di pembuluh darah bagian kaki. 

Kemunculan kondisi ini ketika kehamilan dikarenakan oleh hormon kehamilan. Bukan hanya muncul di bagian kaki, namun kondisi ini juga bisa muncul di vagina, anus serta sekitar bokong. 

Biasanya, kondisi ini akan membaik setelah melahirkan. agar dapat meminimalisir pembengkakan, sebaiknya membatasi asupan garam ketika masa kehamilan. 

  1. Kurang Bergerak

Duduk terlalu lama dan kurang bergerak juga dapat menyebabkan varises. Jarangnya pergerakan otot kaki bisa membuat pembuluh darah vena tidak bekerja dengan optimal. 

Ketika tubuh jarang digerakkan secara rutin dan akan memulai bergerak kembali, darah yang berada di dalam kaki menjadi menggenang dan akhirnya menyebabkan kondisi ini. Untuk kondisi yang lebih serius, masalah ini bahkan dapat memicu pembekuan darah. 

  1. Merokok

Seperti kita ketahui bersama, rokok memiliki banyak kandungan berbahaya du dalamnya. Hal inilah yang dapat menyebabkan  pembuluh darah menjadi sempit dan kaku hingga akhirnya tidak lagi menjadi elastis. Kondisi ini dapat  menjadi akar penyebab terjadinya varises. 

  1. Terlalu Banyak Posisi Berdiri

Kebiasaan berdiri terlalu lama dapat menyebabkan kondisi ini muncul. Saat seseorang terlalu sering berdiri, darah yang berada di bagian kaki mengalami kesulitan untuk mengalir ke jantung. 

Darah yang sulit mengalir dapat disebabkan karena terlalu lama di posisi yang sama terus menerus, sehingga dapat memicu terjadinya varises.

  1. Memangku Kaki

Apakah sahabat kaef sering memiliki  kebiasaan memangku kaki? Bila demikian, lebih baik mulai dari sekarang menghindarinya. Kebiasaan yang sering dilakukan ini bisa menyebabkan varises. 

Posisi duduk ini bisa menghambat aliran darah yang nantinya dibawa ke jantung, akhirnya pembuluh darah vena menjadi tertekan dan darah menumpuk di bagian vena. 

  1. Memiliki Kadar Kolesterol Tinggi

Riwayat diabetes dan kolesterol tinggi dapat meningkatkan risiko munculnya masalah ini. Hal tersebut disebabkan karena ketika orang mengalami masalah kolesterol tinggi dan diabetes, pembuluh darah menjadi kurang elastis. 

Lebih-lebih jika ditambah dengan obesitas. Ketika obesitas, pembuluh darah akan mengalami tekanan ekstra dan membuat pembuluh darah di bagian vena mengalami pembengkakan serta terganggu. 

Gejala Varises 

Kondisi ini biasanya ditandai dengan munculnya penonjolan atau pembengkakan yang berada di bagian pembuluh darah vena. Permukaan kulit di pembuluh vena yang mengalami pembengkakan juga ikut berwarna biru atau ungu. 

Kondisi yang tergolong ringan biasanya tidak menimbulkan gejala berat. Gejala umumnya hanya akan mempengaruhi penampilan pada kulit. 

Tetapi, bila dibiarkan dalam jangka waktu lama, kondisi ini bisa menimbulkan gejala serius contohnya seperti rasa berat maupun rasa yang kurang nyaman di kaki. 

Gejala dari kondisi ini akan semakin terasa saat penderita berdiri terlalu lama atau sedang berada di daerah dengan cuaca yang hangat. Kemunculan gejala ini juga bisa semakin buruk ketika masa kehamilan dan menstruasi. 

Penanganan Varises Mandiri

Pada kondisi yang ringan, bisa diatasi dengan melakukan perawatan mandiri di rumah. Perawatan tersebut bisa dilakukan dengan cara mengubah gaya hidup menjadi lebih sehat, sehingga membuat perkembangannya menjadi lambat. 

Selain itu, gaya hidup yang sehat juga bisa mencegah komplikasi kondisi ini menjadi semakin buruk seperti pendarahan dan luka. Ada beberapa langkah yang dapat menghilangkan kondisi ini secara mandiri, antara lain:

  1. Hindari duduk dan berdiri terlalu lama
  2. Pastikan berat badan ideal
  3. Menggunakan stoking kompresi
  4. Lakukan olahraga dengan teratur
  5. Posisikan kaki lebih tinggi dibandingkan dengan dada saat berbaring
  6. Batasi menggunakan sepatu heels
  7. Pijat dengan lembut. Lakukan pemijatan dengan lembut di area rawan varises. Lakukan pijatan dengan arah ke jantung.  dengan menggunakan minyak esensial. 
  8. Konsumsi sayuran dan buah-buahan yang mengandung serta tinggi
  9. Konsumsi makanan yang bisa merangsang sirkulasi darah seperti jahe, bawang serta cabai
  10. Hindari menggunakan pakaian yang terlalu ketat karena dapat menyempitkan aliran darah di bagian kaki, ketiak dan selangkangan.
  11. Melakukan olahraga secara teratur. Lakukan olahraga minimal 3 kali dalam seminggu. 
  12. Bila rutinitas harian mengharuskan untuk berdiri, pastikan melakukan peregangan agar dapat meningkatkan sirkulasi darah serta mengurangi tekanan. 

Pengobatan Varises

Pengobatan varises disesuaikan dengan kondisi masing-masing pasien. Adapun tujuan pengobatan adalah untuk meredakan gejala, mencegah varises bertambah parah, dan menghindari terjadinya komplikasi berupa luka atau perdarahan apabila varises mulai mengganggu lebih baik untuk berkonsultasi dengan dokter agar mendapat penanganan yang tepat.. Varises dapat dicegah dengan menjalani pola hidup sehat, antara lain dengan rutin berolahraga dan menjaga berat badan ideal. 

Sumber

https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/varicose-veins/symptoms-causes/syc-20350643

https://www.mitrakeluarga.com/artikel/artikel-kesehatan/penyebab-varises

https://health.kompas.com/read/2020/07/11/150100168/10-penyebab-varises-tak-hanya-duduk-terlalu-lama?page=all

#DekatCepatSehat