Penyakit ambeien atau biasa dikenal sebagai wasir atau hemoroid merupakan kondisi dimana pembuluh darah di bagian anus mengalami iritasi dan bengkak. Hal ini akan menyebabkan kesulitan BAB, perdarahan, juga infeksi.
Jenis penyakit yang satu ini sudah pasti akan mengganggu penderitanya. Aktivitas juga jadi terhambat karena muncul nyeri yang bisa bertambah parah jika tidak segera ditangani. Mari cari tahu lebih jauh seperti apa pencegahan, gejala, dan pengobatan dari penyakit satu ini.
Pencegahan Ambeien
Pada dasarnya setiap penyakit memang bisa dicegah. Termasuk untuk jenis penyakit hemoroid ini. Berikut adalah beberapa langkah tepat yang bisa dilakukan untuk mencegah ambeien:
- Perbanyak Konsumsi Serat
Sistem pencernaan dalam tubuh kita membutuhkan serat agar bisa bekerja dengan lancar. Saat terjadi kekurangan serat, tubuh bisa mengalami sembelit atau kesulitan buang air besar (BAB). Jadi cara paling mudah untuk mencegah penyakit ini adalah dengan makan lebih banyak serat. Paling tidak, tubuh manusia butuh asupan serat sebanyak 25-30 g per hari. Serat bisa didapatkan dari banyak jenis bahan makanan seperti buah, sayur, dan kacang-kacangan.
- Rajin Minum Air Putih
Selain memperbanyak konsumsi serat, sebaiknya juga harus meningkatkan konsumsi air putih. Asupan air bagi tubuh ternyata juga berpengaruh besar pada kelancaran BAB. Saat tubuh mengalami dehidrasi, maka feses jadi keras dan sulit untuk dikeluarkan.
Usahakan untuk memenuhi kebutuhan cairan tubuh secara optimal. Minumlah air paling tidak 1,8 hingga 2,5 liter per hari sesuai kebutuhan. Tak hanya dari air putih sebenarnya, Sahabat Kaef juga bisa memenuhi kebutuhan cairan lewat makanan berkuah dan buah-buahan tinggi air.
- Jangan Menunda BAB
Kebiasaan menunda BAB juga bisa menjadi pemicu munculnya ambeien. Itulah mengapa sangat disarankan untuk BAB tepat waktu. Jika terbiasa menunda, maka feses bisa menumpuk dan jadi keras sehingga sulit dikeluarkan.
Orang yang terbiasa menunda BAB, biasanya akan lebih sering mengejan dan hal ini bisa memicu pembengkakan pada pembuluh darah di anus. Oleh sebab itu cobalah untuk membiasakan diri mengatur jadwal BAB supaya kondisi tersebut tidak terjadi.
- Rajin Olahraga
Hemoroid juga bisa dicegah dengan rajin berolahraga. Biasanya kondisi ini dipicu juga oleh kebiasaan duduk terlalu lama sehingga tekanan pada pembuluh darah anus jadi berlebihan. Itulah mengapa gerakan tubuh yang aktif justru bisa menurunkan risiko penyakit ini.
Orang-orang yang sudah pernah mengalami hemoroid biasanya sangat disarankan untuk berolahraga rutin agar tidak mudah kambuh. Gerakan olahraga diketahui bisa merangsang gerakan usus sehingga tekanan pada usus akan berkurang.
- Kontrol Berat Badan
Salah satu cara untuk mencegah terjadinya ambeien adalah dengan mengontrol berat badan tetap di angka ideal. Saat terjadi kelebihan berat badan atau obesitas maka tekanan yang diberikan tubuh kepada anus dalam posisi duduk juga akan lebih besar.
Sebisa mungkin kurangi tekanan yang bisa diterima oleh anus agar pembuluh darah di sekitarnya tidak membengkak. Salah satu caranya adalah dengan menjaga berat badan tetap ideal. Jadi saat posisi duduk pun bagian anus tidak akan terbebani terlalu berat.
Gejala Ambeien
Sama halnya seperti jenis penyakit lainnya, penyakit ini juga memiliki gejala-gejala tertentu. Penting untuk mengenali gejala-gejalanya terlebih dahulu dengan baik sehingga bisa melakukan penanganan yang tepat.
Perlu diketahui dulu bahwa penyakit ini memiliki 2 jenis. Pertama adalah internal yang terjadi di area rektum sehingga tidak terlihat. Kemudian ada eksternal yang terjadi di bawah kulit sekitar anus jadi bisa terlihat jelas menyerupai jerawat.
Kedua jenis ini menunjukkan gejala yang tidak sama. Mari kenali dulu gejala ambeien internal berikut ini:
- Muncul darah merah pada feses, pada tisu toilet yang digunakan untuk menyeka anus, atau di bagian sekitar lubang toilet.
- Ada lendir yang ditemukan di feses.
- Perut terasa penuh meskipun sudah selesai BAB.
Sementara itu, berikut adalah beberapa gejala yang ditunjukkan oleh jenis ambeien eksternal:
- Muncul benjolan di sekitar anus.
- Ada rasa tidak nyaman dan gatal di area anus.
- Terjadi perdarahan di anus saat BAB maupun setelahnya namun tidak disertai rasa sakit.
- BAB tidak terasa tuntas.
- Feses keluar sendiri tanpa mengejan.
Di sisi lain, bisa saja muncul gejala yang parah dari kondisi ini. Penderita bisa menunjukkan tanda-tanda berupa perdarahan hebat, pusing, sampai pingsan. Oleh sebab itu penting sekali untuk mencegah penyakit ini.
Jika memang sudah terlanjur terjadi dan muncul gejala-gejala yang sudah disebutkan tadi, maka tak ada pilihan lain selain mengobatinya. Mari cari tahu seperti apa cara pengobatan yang tepat untuk jenis penyakit ini.
Cara Pengobatan
Penyakit ini bisa diobati melalui cara non-bedah dan bedah tergantung kondisi atau tingkat keparahannya. Berikut adalah beberapa cara pengobatan ambeien tanpa tindakan bedah:
- Pemberian Obat
Tindakan pertama adalah pemberian obat. Dokter biasa memberikan obat-obatan tertentu untuk membantu meredakan hemoroid. Jenis obat yang digunakan beragam, salah satunya berupa obat oles untuk mengurangi bengkak dan gatal.
Kemudian ada juga kortikosteroid yang bisa dikonsumsi oleh penderita hemoroid. Obat pereda nyeri juga biasa diresepkan untuk membantu meredakan rasa sakit akibat infeksi di bagian anus. Dokter umumnya juga akan memberi obat pencahar untuk mempermudah BAB.
- Ligasi
Tindakan pengobatan berikutnya adalah melalui proses ligasi. Ini merupakan tindakan mengingat ambeien dengan memakai tali elastis supaya aliran darahnya terpotong dan infeksi atau pembengkakan bisa berhenti.
- Suntikan Skleroterapi
Dokter juga bisa memberikan suntikan skleroterapi kepada pasien penderita hemoroid. Skleroterapi ini adalah teknik pengobatan yang akan disuntikkan ke pembuluh darah di sekitar anus. Tujuannya untuk menyusutkan hemoroid.
- Prosedur Koagulasi
Ada pula teknik koagulasi yaitu pembakaran jaringan hemoroid dengan memakai inframerah. Fungsinya juga hampir sama dengan ligasi yaitu untuk memotong aliran darah agar hemoroid mereda.
Jika kondisi hemoroid sudah terlalu parah dan tidak bisa dilakukan tindakan pengobatan non-bedah, maka bisa dilakukan tindakan bedah. Berikut adalah prosedur bedah atau operasi yang bisa dilakukan untuk mengatasi hemoroid:
- Hemoroidektomi
Pertama ada prosedur hemoroidektomi yang dilakukan dengan memotong hemoroid lewat proses bedah terbuka. Pasien akan menerima bius lokal sehingga prosedur ini tidak terasa sakit.
- Stapled Hemorrhoidopexy
Kemudian ada prosedur stapled hemorrhoidopexy. Ini merupakan tindakan operasi menggunakan alat stapler khusus di bagian rektum. Tujuannya adalah menghentikan aliran darah sehingga hemoroid bisa menyusut.
Ambeien menjadi salah satu jenis penyakit yang wajib diwaspadai. Kenali gejala-gejalanya dan cari tahu cara pencegahan yang tepat. Terapkan pola hidup sehat agar Sahabat Kaef tak mengalami penyakit ini dan bisa memiliki sistem pencernaan yang bekerja lancar. Selain menerapkan pola hidup sehat, Sahabat Kaef juga perlu mengonsumsi suplemen serat yang bisa diperoleh di aplikasi Kimia Farma Mobile. Segera cek kebutuhan suplemen sebelum ambeien kambuh kembali. Yuk, download Kimia Farma Mobile sekarang juga di Google Play atau Apps Store!
Sumber
https://www.webmd.com/digestive-disorders/hemorrrhoid-home-care
https://www.healthline.com/health/home-remedies-for-hemorrhoids
https://www.nhs.uk/conditions/piles-haemorrhoids/
#DekatCepatSehat
