You are currently viewing Ketahui Tips Mengatasi Flu saat Berpuasa

Ketahui Tips Mengatasi Flu saat Berpuasa

Flu merupakan gangguan kesehatan yang ringan, namun menyebalkan. Jika terjadi pada saat menjalankan puasa Ramadan, menderita flu bisa menjadi merepotkan karena mengonsumsi obat tidak bisa dilakukan ketika waktu berbuka belum tiba.

Flu saat puasa memanglah dapat membuat sejumlah kegiatan hari-hari dan ibadah Ramadhan menjadi terganggu. Rasa tidak nyaman disebabkan oleh flu bisa terus membuntuti seharian penuh jika tidak lekas diatasi. 

Nah, memang bagaimana cara mengatasi flu ketika berpuasa, jika minum obat pun tidak bisa dilakukan jika sebelum waktu berbuka? Gampang! 

Berikut sejumlah tips yang bisa dipraktekkan ketika flu melanda ketika sedang menjalankan ibadah puasa:

  • Mengonsumsi makanan atau minuman hangat 

Untuk mengatasi flu saat berpuasa, sebaiknya mengonsumsi makanan atau minuman hangat saja sewaktu berbuka, malam hari setelah isya’, dan ketika sahur. Dengan mengonsumsi makanan atau minuman hangat, hidung tersumbat bisa hilang.

Hidung tersumbat bisa hilang dan terasa ringan karena makanan atau minuman yang dikonsumsi dalam keadaan hangat bisa menghidrasi rongga hidung sehingga membuat lendir di salamnya menjadi lebih cair dan mudah dibersihkan.

Contoh makanan atau minuman hangat yang baik untuk meredakan sumbatan hidung adalah sup hangat, bubur ayam hangat, susu hangat, teh hangat, air putih hangat, dan lain sebagainya.

  • Mengonsumsi makanan atau minuman rekomendasi untuk meredakan flu 

Untuk mengatasi flu saat puasa, sebaiknya cobalah untuk mengurangi gejala perut yang berhubungan dengan flu. Caranya mudah, cukup konsumsi saja makanan lunak nan mudah dicerna, seperti makanan tinggi pati yaitu kentang atau nasi.

Mengapa perlu untuk mengurangi gejala perut? Karena virus pembawa penyakit flu bisa mempengaruhi organ pencernaan serta mengganggu proses pergerakan makanan di dalamnya sehingga bisa menyebabkan perut kembung dan mual.

Untuk mengatasi hal ini, sebaiknya menjauh dari makanan atau minuman yang dapat mengiritasi pencernaan seperti kafein, makanan asam, dan pedas. Jangan lupa menghindari makanan mengandung lemak karena butuh waktu lama untuk dicerna.

Apabila merasa mual, sebaiknya cobalah menambahkan beberapa jahe pada makanan berbuka atau sahur, sebab jahe dapat meringankan mual serta muntah. 

Agar tubuh tetap terhidrasi, tambahkan sedikit garam pada makanan atau minuman. Dengan ini, elektrolit yang hilang melalui diare, keringat, atau muntah bisa terganti.

  • Mengonsumsi makanan atau minuman berprobiotik

Nutrisi berperan penting dalam mempercepat kesembuhan penderita flu atau pilek. Jika ingin sembuh dari flu lebih cepat, maka konsumsilah makanan atau minuman mengandung probiotik. 

Karena, lagi-lagi flu sangat berkaitan dengan sistem pencernaan dan di dalamnya membentuk lebih dari 70% sistem kekebalan tubuh yang terkait dengan bakteri baik pada usus, yang secara kolektif disebut sebagai mikrobioma usus.

Untuk mengatasi flu saat berpuasa, sebaiknya perbaiki sistem pencernaan melalui dukungan pada mikrobioma usus yang sehat, yaitu dengan mengonsumsi makanan berprobiotik tinggi seperti yoghurt, pisang, bawang putih, bombay dan sayuran.

Pada sebuah studi double-blind tahun 2018, terdapat hasil yang menunjukkan bahwa konsumsi makanan atau minuman tinggi probiotik selama 12 minggu dapat menurunkan gejala mirip flu dan infeksi saluran pernapasan atas secara signifikan.

  • Mengonsumsi makanan atau minuman tinggi vitamin C

Agar menyembuhkan flu saat puasa bisa lebih instan, sebaiknya konsumsi makanan atau minuman tinggi vitamin C. Contohnya adalah mangga, jeruk, kiwi, melon, dan pepaya.

Buah-buahan tersebut mampu memberi dukungan pada sistem kekebalan tubuh untuk meredam gejala dan mempersingkat lamanya menderita flu atau pilek. Dengan demikian, konsumsi makanan atau minuman mengandung vitamin C secara rutin.

  • Minum teh herbal 

Minum teh herbal hangat dinilai efektif untuk meredakan flu. Cukuplah konsumsi teh ini pada saat berbuka atau bisa juga ketika hendak tidur. Dalam menyiapkan teh herbal hangat, sebaiknya jangan menambahkan gula, namun madu saja.

Berikut adalah rekomendasi teh herbal hangat untuk penderita flu saat puasa.

  • Peppermint

Teh peppermint mempunyai aktivitas antivirus dan antimikroba yang signifikan sehingga ia bisa membantu penderita flu menjadi lebih baik.

  • Chamomile

Teh chamomile mempunyai efek penenang dan anti-inflamasi. Dengan menenggak teh ini hangat-hangat secara rutin, maka tidur bisa lebih nyenyak dan pemulihan flu bisa lebih cepat.

  • Echinacea

Teh echinacea dapat mengatasi flu saat berpuasa dan meredakan pilek sampai lebih dari satu hari. Sebuah penelitian mengungkapkan bahwa pengonsumsian teh ini sebagai suplemen bisa menekan gejala flu sampai 58%.

  • Jahe

Teh jahe mengandung anti-inflamasi sehingga cocok untuk meredakan rasa tidak nyaman di perut karena flu.

  • Elderberry

Teh elderberry memiliki kandungan polifenol tinggi. Kandungan antioksidan tersebut dapat meredakan gejala flu.

  • Lemon

Teh lemon sudah pasti tinggi vitamin C. Seperti apa yang telah tersebut, tingginya kandungan vitamin C mampu melawan virus penyebab flu. 

  • Teh Hijau

Teh ini mengandung antioksidan tinggi, selain itu, ia bisa meredakan flu melalui fungsinya yang dapat menambah tenaga bagi tubuh. 

  • Beristirahat yang cukup 

Beristirahat dengan durasi yang cukup dapat membuat ibadah puasa menjadi lancar. Apabila menderita flu saat puasa, maka gangguan kesehatan tersebut bisa lebih cepat teratasi.

Untuk mendapatkan durasi istirahat yang cukup, sebaiknya disiplin mengatur waktu tidur dan menghindari begadang tiap malam. Jika memiliki waktu luang saat siang, maka pergunakanlah untuk tidur agar kebutuhan istirahat dapat tercukupi.

Tentang pengaturan waktu tidur saat puasa Ramadhan, mulailah pada pukul 9 malam dan bangun sahur ketika waktu menjelang imsak. Agar kebutuhan tidur tercukupi dengan baik, tambahkan tidur siang selama 1 jam agar cepat sembuh dari flu.

  • Memenuhi kebutuhan air dalam tubuh 

Cairan tubuh merupakan hal penting yang harus diperhatikan saat puasa, apalagi ketika menderita flu. Sebab, terpenuhinya kebutuhan cairan tubuh dapat memperlancar puasa serta mempercepat kesembuhan flu.

Untuk memenuhi kebutuhan cairan tubuh, sebaiknya konsumsi 8 gelas air putih setiap harinya. Sebaiknya tidak minum sekaligus, namun minumlah dengan pola 2 gelas saat berbuka, 4 gelas saat malam sehabis isya’, dan 2 gelas saat sahur.

Guna memaksimalkan proses penyembuhan flu, sebaiknya tidak minum air putih dingin, namun yang hangat saja. Air putih dingin dapat memperparah flu, sedangkan air putih hangat dapat mencairkan sumbatan dalam hidung.

  • Berkumur menggunakan air garam

Untuk mempraktekkan tips mengatasi flu saat puasa yang satu ini, sebaiknya siapkan gelas dan air hangat. Setelah siap semuanya, maka tuangkan air hangat ke gelas, larutkan garam secukupnya, lalu aduk.

Setelah larut dengan sempurna, gunakanlah untuk berkumur ketika berbuka, sebelum tidur, dan setelah sahur. Dengan berkumur menggunakan larutan air garam, maka sakit tenggorokan yang menyertai flu bisa lebih reda.

Apabila tidak kuat dengan rasa larutan garam, gunakanlah madu dengan takaran sebanyak satu sendok teh untuk menambah campuran pada larutan tersebut. 

  • Menghirup uap bertemperatur hangat

Sumbatan pada hidung saat flu merupakan hal yang merepotkan. Untuk mengatasi hal ini, hirup saja uap hangat. Dengan melakukannya secara rutin, maka flu saat puasa bisa lekas mereda.

Nah, jadi itulah sejumlah tips untuk mengatasi flu saat puasa. Cobalah tips-tips tersebut satu per satu sampai menemukan cara yang paling efektif untuk meredakan flu. Apabila flu tidak kunjung sembuh selama 2 minggu, maka sebaiknya segeralah ke dokter. 

*Referensi:

https://www.healthline.com/nutrition/can-fasting-fight-the-flu-or-cold#other-conditions

https://dinkes.kalbarprov.go.id/7-tips-mengobati-flu-agar-tidak-bertambah-parah/

https://www.liputan6.com/ramadan/read/3971260/5-cara-sederhana-mengatasi-flu-selama-puasa-secara-alami-tanpa-obat