You are currently viewing Jenis Olahraga Setelah Lebaran yang Pas Untuk Turunkan Berat Badan

Jenis Olahraga Setelah Lebaran yang Pas Untuk Turunkan Berat Badan

Tak bisa dipungkiri, menu sajian khas Lebaran selalu menggiurkan sehingga membuat kita tergoda untuk makan terus-menerus. Kondisi itu pun membuat berat badan menjadi naik dari sebelumnya.

Agar dapat mengembalikan berat badan menjadi ideal kembali, cobalah untuk melakukan olahraga ringan secara bertahap dan rutin. Berikut jenis olahraga setelah lebaran yang direkomendasikan untuk membantu mengurangi bobot tubuh. 

Jenis Olahraga Setelah Lebaran

  1. Jalan santai

Olahraga akan terasa ringan ketika sudah menemukan kenyamanannya. Setelah lebaran, mulailah untuk berolahraga dari hal kecil dulu, jalan santai. 

Lakukan secara perlahan dengan mulai berjalan di sekitar rumah selama 10 menit. Kemudian tingkatkan intensitasnya setiap berolahraga hingga nantinya terbiasa untuk melakukan jalan santai selama 1 jam dalam sekali waktu. 

Sahabat Kaef pun tidak harus melakukan olahraga setiap hari. Tetapi bisa mulai dengan 1 hari olahraga, kemudian besoknya istirahat dulu. Lusa olahraga kembali dan beri jeda. Begitu seterusnya. Bisa juga dengan berolahraga 3 kali dalam seminggu. 

Jika terus dilakukan secara intens dan rutin, kalori akan berkurang dengan sendiri. Bobot tubuh ideal pun dapat dipertahankan. Pasalnya, untuk jalan kaki selama 30 menit saja, 100-300 kalori sudah terbakar. Jika bisa berjalan selama 1 jam, sekitar 200-600 kalori akan berkurang. 

  1. Jogging

Jenis olahraga setelah lebaran yang ideal dilakukan dan membakar lemak cukup efektif adalah jogging atau berlari. Hampir serupa dengan jalan kaki, perlu mendedikasikan diri secara penuh untuk bisa memulainya. 

Dalam berlari, dibutuhkan kesabaran dan waktu agar mulai terbiasa. Kuncinya, harus mengatur kecepatan dalam berlari. Mulai dulu dengan lambat, kemudian tambahkan lebih banyak jaraknya, atau beri tantangan dalam medan yang dilalui. Sahabat Kaef  bisa mencari daerah-daerah pedesaan dengan medan naik turun. 

  1. Berenang

Hampir semua orang suka dengan renang. Selain dapat menjadi alternatif olahraga penurun berat badan, berenang juga bisa menghilangkan stres atau menjadi salah satu bentuk meditasi yang efektif.  Bila, berenang selama satu jam, sekitar 600-900 kalori akan terbakar. Namun, hal ini disesuaikan dengan gaya yang digunakan. Gaya yang paling banyak membakar lemak dalam tubuh adalah gaya dada, punggung, dan kupu-kupu. Jadi, pelajari itu dan jadikan sebagai variasi olahraga yang dapat merelaksasi tubuh dan menurunkan berat badan. 

  1. Bersepeda 

Kini, mulai banyak orang beralih ke olahraga bersepeda. Ada yang memulainya karena hobi, ada pula yang karena kebutuhan. Tetapi, ada pula karena tren. Namun, apa pun alasannya, bersepeda bisa menjadi salah satu jenis olahraga setelah lebaran yang bisa membantu menurunkan berat badan.

Dalam bersepeda, jumlah kalori yang terbakar ditentukan dengan kecepatan mengayuh dan jarak yang ditempuh. Semakin santai, maka semakin sedikit kalori yang hilang. Begitu pula sebaliknya. 

Bila Sahabat Kaef mengayuh sepeda dengan kecepatan 22 km/jam, sekitar 500-700 kalori akan terbakar. Semakin berat medannya, semakin banyak pula kalori yang hilang. Bersepeda bisa dijadikan mode transportasi mudah, sehat, dan menyenangkan, terutama jika dilakukan bersama keluarga tercinta. 

  1. Yoga

Yoga juga bisa menjadi salah satu jenis olahraga setelah lebaran yang dapat membantu mengatasi permasalahan berat badan. Dikuti dari WebMD, yoga bisa membantu membentuk lekuk tubuh, menghilangkan lemak & dapat membangun fleksibilitas. Gerakan yoga memang lebih ‘tenang’ dibandingkan olahraga intens seperti kardio, tapi sebenarnya yoga dapat berperan besar dalam membentuk badan yang diinginkan. Hal ini karena pada sebagian besar gerakan yoga menggabungkan berbagai pose yang melatih otot dan bagian tubuh yang berbeda, sehingga dapat menghasilkan tampilan tubuh yang lebih kencang dan ideal.

  1. Skipping

Skipping atau lompat tali adalah jenis olahraga setelah lebaran yang ringan akan tetapi cukup efektif dalam menjaga berat badan agar tetap ideal. Terlebih ketika mengkombinasikannya dengan olahraga lain seperti plank atau jalan. Hasilnya akan jauh lebih efektif. 

Dalam 30 menit melakukan skipping, sudah ada sekitar 400 kalori yang terbakar dari dalam tubuh. Jika dilakukan terus menerus, setiap hari atau minimalnya 3x dalam seminggu, jarum angka dalam timbangan bisa bergeser ke kiri. 

Untuk itu, mulailah dengan lompat tali dengan interval ringan yang dibarengi jogging ditempat. Selanjutnya, tambah intensitasnya secara perlahan. Lakukan secara bertahap, maka hasil yang sesuai harapan akan bisa diperoleh. 

  1. Senam

Ada banyak jenis senam yang bisa dilakukan untuk mengurangi berat tubuh. Seperti senam zumba, aerobik, atau bahkan senam poco-poco. 

Tidak perlu ke tempat fitnes jika tidak memungkinkan. Sahabat Kaef bisa melakukan senam di rumah dengan peralatan seadanya dengan panduan dari Youtube. Pasalnya, kini sudah banyak tutorial dari instruktur senam ternama yang beredar di platform tersebut. 

Hal yang perlu dipersiapkan untuk melakukan senam di rumah adalah matras dan pakaian olahraga. 

  1. Pilates 

Selain dapat membantu mengatasi permasalahan berat badan, pilates juga bisa membantu dalam mengatasi nyeri pada bagian punggung bawah, dapat meningkatkan keseimbangan dan fleksibilitas tubuh. 

Dalam penelitian yang dilakukan oleh American Council on Exercise, diperoleh hasil jika seseorang yang memiliki bobot 64 kg, akan dapat membakar kalori sekitar 108 dalam 30 menit dengan melakukan olahraga pilates

Pilates cocok sebagai jenis olahraga setelah lebaran karena cukup ringan, menyenangkan, serta dapat dilakukan di rumah. Sebab, latihannya tidak seberat aerobik. 

Namun, agar hasilnya lebih efektif dan efisien, ada baiknya jika mengkombinasikan dengan olahraga lainnya seperti angkat beban atau menjalani diet sehat. 

  1. High Intensity Interval Training (HIIT)

High Intensity Interval Training (HIIT) adalah salah satu olahraga yang mengkombinasikan antara anaerobik dengan aerobik. Dari dua kombinasi tersebut, jumlah kalori yang terbakar pun akan jauh lebih banyak daripada melakukan salah satunya. Sehingga, HIIT akan cukup efektif untuk mengurangi bobot tubuh setelah Hari Raya Idul Fitri. 

Contoh dari HIIT yang bisa dilakukan dengan mudah di rumah adalah kombinasi antara sprint dan jogging. Lakukan dulu jogging selama 3 menit, kemudian diselingi dengan sprint sekitar 30-60 detik. Lakukan secara berulang hingga  bisa menyelesaikan satu putaran atau seminimalnya 30 menit berolahraga. 

Itulah jenis olahraga setelah lebaran yang bisa membantu menjaga berat badan agar tetap ideal meskipun banyak mengkonsumsi makanan manis dan berlemak. Olahraga akan lebih efektif jika sudah bisa merasakan kenikmatannya. Jadi, mulai secara pelan-pelan dan lakukan dengan rutin. Jaga konsistensidalam berolahraga, maka berat badan ideal akan bisa didapatkan.

Sumber 

https://www.who.int/en/news-room/fact-sheets/detail/obesity-and-overweight

https://www.webmd.com/fitness-exercise/features/yoga-transform-body

https://www.rspermata.co.id/articles/read/cegah-lebar-an-saat-lebaran

https://www.liputan6.com/lifestyle/read/4562582/6-jenis-olahraga-untuk-jaga-berat-badan-usai-lebaran