You are currently viewing 13 Manfaat Tertawa Bagi Kesehatan

13 Manfaat Tertawa Bagi Kesehatan

“Tertawalah sebelum tawa itu dilarang” merupakan slogan yang menunjukkan betapa pentingnya tertawa, sehingga seseorang harus memanfaatkan waktu yang ada untuk melakukannya sebelum itu tidak diperkenankan.

Bicara soal menyempatkan diri untuk tertawa, kira-kira berapa kali dalam sehari melakukannya? Dan, dengan cara apa saja yang Sahabat Kaef untuk menghadirkan tawa bagi diri sendiri dan orang lain?

Hmmm, sebagian besar mungkin menjawab bahwa cara melahirkan gelak tawa biasa dilakukan dengan mendengarkan lelucon tiga kali sehari. 

Mungkin sebagian lagi menjawab dengan melihat sesuatu random di ranah internet di waktu luang, dan lain sebagainya.

Apapun caranya, itu terserah Sahabat Kaef. Karena yang paling penting adalah bagaimana output yang dihasilkan dari tawa tersebut, seperti rasa senang serta manfaat yang dapat memberi dampak baik bagi diri terutama dalam kesehatan. 

Jadi, sudahkah Sahabat Kaef mengetahui manfaatnya untuk kesehatan? Jika belum, jangan lewatkan informasi mengenai 13 manfaat tertawa bagi kesehatan di bawah ini.

  1. Menangkal stres

Masalah hidup seringkali dapat meningkatkan detak jantung, tekanan darah, serta ketegangan otot, sehingga hal tersebut akan membuat stres dan tertekan. Selain itu, juga bisa mengalami stres karena kekurangan hormon. Hormon yang dimaksud adalah hormon bahagia seperti endorfin dan serotonin.

Ketika sedang mengalami stres, cobalah untuk tertawa meskipun sejenak. Sebab, saat tertawa, tubuh akan melepaskan hormon endorfin dan serotonin. Kedua hormon tersebut mempunyai efek yang mirip dengan antidepresan.

Maka dari itu, jadikanlah tertawa sebagai salah satu pertolongan pertama untuk diri  ketika mengalami stres karena masalah yang tengah dihadapi.

  1. Menjaga dan meningkatkan kesehatan

Rasa tertekan muncul dari pemikiran-pemikiran yang buruk dan negatif. Selain memunculkan rasa tertekan, pemikiran tersebut juga dapat membuat sistem imun akan menurun. 

Berlawanan dengan rasa tertekan, rasa bahagia muncul dari pemikiran-pemikiran baik dan positif. Ketika hal ini terjadi tubuh akan memproduksi neuropeptida yang mampu melawan rasa tertekan, stres, dan mencegah datangnya penyakit.

Sebuah studi menunjukkan bahwa lansia yang memiliki frekuensi tertawa lebih banyak mempunyai penyakit kardiovaskular yang lebih sedikit dibandingkan mereka yang jarang tertawa.

Jadi, dalam hal ini bisa disimpulkan bahwa menjaga dan meningkatkan kesehatan tidak hanya bisa dicapai melalui olahraga dan rutin mengkonsumsi suplemen saja, namun juga dengan rutin tertawa.

  1. Meredakan rasa sakit

tertawa terbukti dalam meredakan rasa sakit. Hal ini terbukti dalam sebuah studi yang dilakukan pada tahun 2012 di Inggris tentang relasi antara daya tahan tubuh terhadap rasa sakit dan tertawa.

Studi ini memberi hasil bahwa setelah tertawa, masyarakat mengalami kenaikan ketahanan terhadap rasa sakit. Kenaikan resistensi ini dikarenakan adanya produksi endorfin di dalam tubuh yang dapat meredakan rasa sakit atau bersifat analgesik. Maka dari itu, cobalah untuk tertawa saat  merasa kesakitan!

  1. Meningkatkan daya ingat

Neuron tertentu di dalam otak akan dapat rusak dikarenakan adanya peningkatan hormon kortisol yang disebabkan oleh stres. Ini berdampak buruk untuk memori atau ingatan, sehingga Sahabat Kaef akan kesulitan setiap berada dalam aktivitas belajar.

Studi pada tahun 2014 di Amerika meneliti bagaimana humor memberi efek pada fungsi memori jangka pendek. Hasilnya, tertawa dapat menekan hormon kortisol, dan mengoptimalkan daya ingat, serta kemampuan untuk mempelajari sesuatu.

  1. Melepas hal-hal negatif

Tertawa mempunyai manfaat yang penting bagi kesehatan jiwa. Salah satunya adalah manfaat nomor lima ini. Karena pada saat tertawa, semua masalah, amarah, kecewa, stres, dan hal negatif lainnya dapat terdistraksi.

Jadi, ketika pikiran dipenuhi oleh hal-hal negatif, segera cari atau lakukan sesuatu agar dapat tertawa. Mulai dari menonton hal-hal kocak di kanal Youtube, sampai membicarakan hal-hal lucu bersama orang terdekat.

  1. Menguatkan imunitas tubuh

Sahabat Kaef yang jarang tertawa kemungkinan tidak lebih sehat dibandingkan yang sering tertawa. Sebab, tertawa memberikan keceriaan yang dapat menaikkan suasana hati  menjadi lebih baik.

Tertawa membantu kinerja organ tubuh menjadi tidak terhambat. Begitu juga dengan imunitas tubuh dapat meningkatkan kadar saliva immunoglobulin A, yang mana berfungsi sebagai antibodi penting untuk melawan serangan infeksi dan bakteri berbahaya bagi tubuh.

  1. Membakar kalori

Seperti olahraga, tertawa pun dapat melatih otot-otot  untuk bekerja lebih baik. Tidak hanya itu, tertawa juga mampu membakar kalori tubuh.

Jadi, semakin sering tertawa, semakin banyak kalori yang dibakar. Oh iya, tertawa juga mampu untuk memelihara kesehatan jantung.

  1. Menyehatkan jantung

Ketika Sahabat Kaef tertawa maka akan menyebabkan detak jantung meningkat & akan meningkatkan sistem pada pernapasan. Ini menunjukan sirkulasi oksigen di dalam darah pada tubuh akan lebih banyak beredar & meningkatkan fungsi pembuluh darah.

  1. Mengurangi depresi

Tertawa mampu menurunkan gangguan kecemasan dan menetralkan emosi-emosi negatif yang bisa memicu depresi. Hal ini dikarenakan ketika tertawa, emosi-emosi negatif yang ada di pikiran akan teralihkan sejenak.

  1. Membuat tubuh lebih rileks

Tertawa secara lepas dan tidak dibuat-buat dapat meredakan stres dan ketegangan fisik. Karena tawa mampu untuk membuat tubuh terasa lebih rileks pada 45 menit setelahnya.

  1. Melahirkan perasaan positif

Apabila Sahabat Kaef menginginkan perasaan positif yang konsisten dan tidak pernah surut, maka tertawa saja secara rutin. 

Seperti yang sering disebut, tertawa memproduksi hormon endorfin yang dapat menciptakan perasaan positif dan bahagia pada diri. Jadi, perasaan positif akan ada secara terus menerus dalam diri jika rutin tertawa.

  1. Meredam konflik dan amarah

Amarah dapat mengganggu kesehatan jiwa dan raga. Namun amarah dapat diredam dengan tertawa. Cara instan untuk tertawa saat marah adalah dengan memperhatikan hal lucu di sekitar atau mengubah perspektif pemicu marah. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa perspektif seseorang lebih banyak berubah dari ancaman menjadi lebih positif ketika melihat orang lain tertawa.

  1. Membuat panjang umur

Sebuah penelitian dari Norwegia menunjukkan bahwa seseorang yang sering tertawa dan memiliki selera humor tak terkontrol cenderung hidup lebih lama. Penemuan ini menunjukkan bahwa rasa humor adalah sumber daya penanggulangan masalah kognitif yang melindungi kesehatan .

Nah, begitulah 13 manfaat tertawa bagi kesehatan. Tertawa itu enggak sulit kok. Sahabat Kaef bisa dimulai dari membaca buku yang lucu, menonton film komedi, atau menghabiskan waktu bersama teman agar bisa sering-sering tertawa. Kalau Sahabat Kaef merasa stress atau bahkan depresi, sehingga kesehatan  jadi terganggu, cobalah untuk membicarakan kondisi tersebut kepada dokter ya !

Sumber 

https://www.henryford.com/blog/2019/03/how-laughter-benefits-heart-health#:~:text=When%20you%20laugh%2C%20your%20heart,of%20a%20heart%20disease%20diagnosis.

https://www.envolvehealth.com/news/five-health-benefits-of-smiling-and-laughing.html

https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/high-blood-cholesterol/in-depth/hdl-cholesterol/art-20046388#:~:text=Limit%20saturated%20fat%2C%20found%20in,higher%20levels%20of%20HDL%20cholesterol.

https://dinkes.lampungbaratkab.go.id/detailpost/manfaat-tertawa

https://primayahospital.com/kejiwaan/manfaat-tertawa-untuk-kesehatan-jantung/