You are currently viewing Ketahui Cara Menahan Lapar Saat Puasa

Ketahui Cara Menahan Lapar Saat Puasa

Di bulan Ramadan, umat muslim wajib melaksanakan puasa selama 1 bulan penuh. Terdapat sejumlah alasan penting mengapa ibadah ini diwajibkan, salah satunya karena manfaatnya yang terbukti baik untuk mengoptimalkan kesehatan tubuh.

Ketika berpuasa, meredam hawa nafsu seperti lapar dan haus adalah suatu hal yang wajib dilaksanakan, mulai dari terbit fajar hingga matahari terbenam. Akan tetapi, menahan rasa lapar bagi sebagian besar orang merupakan hal yang tidak mudah.

Sebenarnya, menahan lapar saat puasa bisa disiasati melalui beberapa cara. Lalu, apa saja caranya ya? 

Berikut merupakan sejumlah cara untuk menahan rasa lapar ketika berpuasa:

  • Rutin berolahraga

Berolahraga secara rutin penting untuk dilakukan. Ini merupakan cara yang mudah untuk membuat tubuh tetap fit dan berenergi saat berpuasa. Sebab, berolahraga dapat mendorong energi dan membuat tubuh menjadi lebih bersemangat.

  • Menyibukkan diri

Saat merasakan lapar, sebaiknya tidak fokus pada perasaan tersebut dan mengalihkah fokus pada kesibukan lain, misalnya dengan melakukan aktivitas ringan seperti mengerjakan pekerjaan rumah, merapikan kamar, dan berkebun.

Dengan melakukan aktivitas tersebut, pikiran menjadi teralihkan dari perasaan lapar hingga sampai tiba waktunya berbuka.

  • Menekuni hobi

Setiap orang memiliki hobi masing-masing. Ada yang suka mendengarkan lagu, membaca buku, menggambar, sampai berolahraga salah satu cabang olahraga seperti bulu tangkis, basket, sepak bola, sampai tenis.

Demi mencegah lapar ketika berpuasa, lebih baik lupakan saja sugesti lapar tersebut dengan menekuni hobi favorit. Melalui hal ini, hobi dapat tersalurkan dengan baik, sambil membunuh waktu menunggu saat berbuka puasa tiba.

  • Bermeditasi

Cara menahan lapar saat puasa yang satu ini memanglah tidak gampang untuk dilakukan. Tapi, cara ini sungguh mujarab untuk meredam rasa lapar. Sebab, saat bermeditasi, pikiran bisa menjadi lebih tenang dan jernih.

Dengan melakukan meditasi, emosi dapat lebih terkontrol serta perasaan lapar dapat tertahankan sehingga puasa bisa tetap lancar sampai waktu berbuka puasa tiba. 

  • Tidur dengan durasi yang cukup

Ini adalah cara yang paling nikmat untuk menahan lapar saat puasa. Apabila pada saat malam memiliki sedikit waktu untuk tidur dan pada siang harinya memiliki waktu luang, maka pergunakanlah waktu luang itu untuk mencukupi kebutuhan tidur.

Sebab, melalui tidur dengan durasi yang cukup, maka tubuh akan terasa lebih bugar saat sahur. Selain itu, dengan tidur, perasaan lapar bisa tertahankan dan pikiran lebih tenang serta rileks.

  • Mengonsumsi hidangan berindeks glikemik rendah

Cara menahan lapar saat puasa ini membutuhkan pemahaman tentang indeks glikemik yang merupakan tolok ukur untuk mengetahui seberapa banyak makanan tertentu yang dapat meningkatkan kadar gula darah.

Besaran indeks glikemik diperoleh dari sejumlah studi yang telah dilakukan menggunakan glukosa serta roti untuk pembandingnya. Umumnya, pengkategorian indeks ini terbagi menjadi 3 kelompok, yakni.

  • Tinggi, apabila memiliki nilai  >70 
  • Sedang atau medium, apabila memiliki nilai >55 hingga <70
  • Rendah, apabila memiliki nilai <55 

Makanan tinggi indeks glikemik berpotensi membuat kenyang karena ia cepat meningkatkan jumlah glukosa darah. Tetapi hal ini bisa diikuti dengan cepatnya penurunan kadar gula darah sehingga perasaan kenyang hanya bisa bertahan sebentar. 

Sementara itu, makanan rendah indeks glikemik berpotensi membuat kenyang dalam waktu lama karena ia dapat meningkatkan jumlah glukosa darah secara stabil. Maka demikian, sebaiknya mengonsumsi makanan berindeks glikemik rendah.

Berikut adalah tingkatan pada indeks glikemik beserta contoh makanannya.

Indeks Glikemik Rendah

  • Mie = 49
  • Barley, kukus = 35,4
  • Mie beras = 52,2
  • Kentang goreng = 41,5
  • Cornflakes = 51,6
  • Labu kuning, kukus = 52,1

Indeks Glikemik Sedang

  • Nasi putih, kukus = 69,9
  • Spaghetti = 55,3
  • Mie udon = 56,5

Indeks Glikemik Tinggi

  • Roti = 70,7
  • Kentang panggang = 78,2
  • Kentang rebus = 93,6
  • Ubi, kukus = 70,8
  • Nasi ketan, kukus = 75,7
  • Menghindari Kafein

Kafein merupakan zat alami yang tersedia pada coklat, teh, dan kopi. Tidak hanya itu, minuman bersoda pun memiliki kandungan kafein. Kandungan ini mempunyai efek diuretik sehingga bisa menyebabkan dehidrasi.

Untuk menyebabkan dehidrasi, biasanya dibutuhkan kafein dalam jumlah besar sekitar >500 mg per hari. Maka demikian, jika tidak ingin merasa lapar, letih, lesu, dan pusing saat puasa, sebaiknya stop mengonsumsi kafein dan rutin minum air putih.

  • Hindari makanan yang terlalu berlemak

Tidak dapat dipungkiri bahwa makanan yang memiliki kandungan lemak mampu untuk menambah energi. Akan tetapi, mengonsumsi makanan tinggi lemak seperti gorengan dan santan kental dapat menyebabkan perut tidak nyaman.

Lemak mempunyai efek mengenyangkan, karena 1 gram lemak memiliki 2 kali lipat kandungan energi dibanding karbohidrat dan protein. Makanan atau minuman tinggi lemak bisa memperlambat pengosongan saluran pencernaan atau gastric emptying.

Keadaan pengosongan saluran pencernaan dapat menyebabkan rasa lapar, mual, muntah, serta nyeri pada ulu hati. Dengan begini, sebaiknya hindari makanan dengan kandungan lemak tinggi agar bisa menahan lapar saat puasa.

  • Mengawali buka dan mengakhiri sahur

Metode untuk menahan lapar saat puasa yang terakhir ini berkaitan dengan salah satu sunnah ibadah puasa. Mengawali buka dapat membantu menormalkan tingkat glukosa dalam tubuh yang biasa turun saat berpuasa.

Sedangkan mengakhiri sahur dapat membuat efek kenyang bertahan semakin lama. Dengan demikian, rasa lapar saat puasa dapat dicegah atau dikontrol dengan baik sehingga puasa menjadi terasa lebih ringan.

Jadi, itulah sejumlah cara untuk menahan lapar saat puasa. Cara-cara tersebut dapat dipraktekkan secara satu per satu atau bersamaan. Jika menemukan satu hingga tiga cara yang paling efektif dalam menahan rasa lapar saat puasa, maka tekunilah hal tersebut.

Sumber

https://www.clevelandclinicabudhabi.ae/en/health-byte/pages/5-tips-for-more-energy-during-ramadan.aspx

https://www.idntimes.com/health/fitness/adhyasta-dirgantara/cara-menghilangkan-lapar-saat-puasa