Hepatitis akut merupakan penyakit yang cukup umum ditemui di masyarakat. Sayangnya, banyak orang yang tidak menyadari gejala dari penyakit satu ini. Jika gejala tersebut diabaikan begitu saja secara terus menerus, akan sangat berbahaya. Maka dari itu kenali gejala dan penyebabnya berikut ini.
10 Gejala Dari Hepatitis Akut Yang Perlu Diwaspadai
Berikut ini 10 gejala yang dapat dikenali :
- Kelelahan
Badan akan terasa lelah sepanjang hari sekalipun tidak melakukan kegiatan yang berat.
- Mual Muntah
Perut terasa mual hingga ingin muntah dalam waktu yang terbilang cukup sering.
- Demam
Saat badan demam, ini menunjukkan reaksi sistem imun melawan infeksi dari kuman yang menyebabkan sakit dan menjadi gejala hepatitis akut.
- Menurunnya Nafsu Makan
Karena rasa mual yang terus menerus dirasakan, penderita penyakit ini akan kehilangan nafsu makannya.
- Rasa Nyeri Pada Hati
Gejala lain yang ditimbulkan yaitu rasa nyeri pada bagian hati yang menyebabkan rasa tidak nyaman di perut.
- Urin Keruh dan Tubuh Menguning
Penderita penyakit ini akan mendapati urinnya berwarna keruh, selain itu kulit bahkan mata yg seharusnya berwarna putih perlahan akan berubah menjadi berwarna kuning.
- Menyerupai Flu
Gejala hepatitis akut ini juga memiliki gejala seperti flu pada umumnya. Jika tidak segera menyadarinya, mungkin hanya akan mengira mengalami flu biasa.
- Feses Pucat
Warna feses yang pucat dapat menandakan sedang mengalami masalah pada liver atau hati. Jika gejala lain sudah dirasakan, cobalah untuk rutin mengecek kondisi feses setiap hari, apakah warnanya normal atau tidak.
- Nyeri Otot dan Sendi
Badan akan terasa linu dan nyeri di bagian sendi.
- Turunnya Berat Badan
Berat badan akan menurun seiring berjalannya waktu tanpa adanya sebab yang jelas.
Penyebab Hepatitis yang Perlu Diketahui
Untuk menghindari terkena penyakit satu ini, maka perlu mengetahui terlebih dahulu apa saja yang menjadi penyebab munculnya penyakit hepatitis. Berikut ulasannya !
- Virus
Infeksi virus dapat menjadi salah satu penyebab hepatitis akut. Tidak sampai disitu, hepatitis akibat virus pun terdiri dari beberapa jenis, yaitu :
- Hepatitis A
Hepatitis jenis ini biasanya diakibatkan oleh virus yang menyebar melalui makanan, minuman, atau benda yang terkontaminasi feses. Jenis yang satu ini merupakan jenis hepatitis yang paling tidak beresiko.
Jika seseorang mengidap hepatitis A, hampir sebagian besar penderitanya membaik dengan sendirinya karena tidak menyebabkan peradangan jangka panjang pada hati.
- Hepatitis B
Hepatitis jenis ini biasanya diakibatkan oleh virus yang menyebar melalui darah atau cairan tubuh lainnya seperti saat berhubungan seks atau jarum suntik.
Jenis ini termasuk yang lebih berbahaya karena menyebabkan beberapa kondisi seperti :
- Sirosis atau rusaknya liver secara permanen
- Gagal liver
- Kanker liver
Jika kondisi ini dibiarkan begitu saja dapat menyebabkan kematian. Parahnya lagi, virus ini juga dapat berpindah dari seorang ibu kepada bayinya saat dalam proses persalinan atau bahkan setelahnya.
- Hepatitis C
Virus yang menyebabkan hepatitis ini dapat menyebar melalui beberapa hal diantaranya :
- Jarum suntik yang terkontaminasi
- Hubungan seks yang tidak aman
- Bayi yang dilahirkan dari ibu yang mengidap hepatitis C
- Sedotan
Hepatitis akut jenis ini juga merupakan salah satu yang paling berbahaya karena jika semakin parah akan membuat penderitanya membutuhkan transplantasi hati.
- Hepatitis D
Pengidap hepatitis jenis ini dapat dipastikan pernah terinfeksi hepatitis B sebelumnya dan cenderung dapat membuat kondisi penyakit ini semakin parah.
- Hepatitis E
Virus dari hepatitis E biasanya menyebar di wilayah yang kekurangan air bersih, sanitasi yang tidak baik dan kurangnya layanan kesehatan. Hepatitis jenis ini umumnya menyebar di wilayah Asia, Meksiko, India dan Afrika.
Pada beberapa kasus di Amerika, penyakit ini terjadi pada orang yang telah bepergian ke negara yang menjadi wilayah penyebaran penyakit hepatitis E.
- Non-virus
Tidak hanya berasal dari virus, penyakit hepatitis akut juga dapat diakibatkan oleh selain virus. Umumnya terdapat dua hal selain virus yang dapat menyebabkan peradangan akut pada hati, yaitu :
- Racun
Beberapa zat tertentu dapat membuat hati membengkak dan mengalami peradangan seperti alcohol, obat-obatan dengan dosis berlebihan dan senyawa berbahaya lainnya.
- Penyakit Autoimun
Sistem imun dalam tubuh menganggap hati sebagai objek berbahaya dan dapat menyerang sel-sel sehat pada hati dan dapat menghambat fungsi dari organ ini.
Cara Mengatasi Terkena Penyakit Hepatitis Akut
Layaknya penyakit menular lainnya, penyakit ini juga dapat berkembang menjadi wabah di suatu daerah jika tidak ditangani dengan baik. Untuk mengantisipasi hal tersebut, maka dapat melakukan berbagai hal sebagai upaya pencegahan, diantaranya :
- Vaksin
Bentuk pencegahan pertama yang perlu dilakukan ialah dengan mendapatkan vaksin hepatitis. Meskipun sejauh ini yang tersedia adalah vaksin hepatitis A dan B, namun setidaknya dengan melakukan vaksin ini, dapat menekan penyebaran penyakit hepatitis.
Dengan mendapatkan vaksin tersebut, tubuh akan membentuk antibodi yang akan berperan melawan virus jika sewaktu-waktu masuk ke dalam tubuh.
- Rajin Cuci Tangan
Menjaga kebersihan tubuh juga merupakan kunci agar terhindar dari penyakit hepatitis akut. Salah satunya yaitu dengan rajin mencuci tangan sebelum dan setelah melakukan berbagai kegiatan, seperti :
- Sebelum dan setelah makan
- Setelah dari kamar mandi
- Sebelum dan sesudah mengolah bahan makanan
- Gunakan Alat Kontrasepsi
Karena pada beberapa jenis penyakit hepatitis dapat ditularkan melalui cairan tubuh, maka untuk mencegahnya yaitu dengan cara menggunakan alat kontrasepsi seperti kondom saat sedang melakukan hubungan seks.
- Tidak Berbagi Penggunaan Jarum Suntik
Jarum suntik yang dalam kondisi tidak steril dapat menjadi sarana penularan virus hepatitis. Pada saat berobat dan diharuskan untuk menerima suntikan, pastikan melihat jika jarum suntik yang digunakan dalam keadaan baru.
Selain itu, penggunaan jarum seperti pada saat pembuatan tato atau bahkan penggunaan obat terlarang, tidak menutup kemungkinan menjadi media penularan virus hepatitis.
- Tidak Berbagi Penggunaan Alat Kebersihan Pribadi
Hindari untuk berbagi menggunakan alat kebersihan pribadi seperti sikat gigi, gunting kuku, alat cukur bersama orang lain. Pisahkan alat kebersihan sendiri dari milik orang lain.
- Jaga Kebersihan Makanan dan Minuman
Selalu pastikan untuk menjaga kebersihan makanan dan minuman yang akan dikonsumsi. Sebisa mungkin konsumsilah makan yang matang dan diolah secara higienis. Selain itu, pastikan untuk tidak berbagi alat makan dengan orang lain.
- Jaga Pola Hidup
Menjaga pola hidup dapat menjadi cara dalam mencegah terjangkit penyakit hepatitis. Ubahlah pola hidup menjadi lebih sehat, seperti :
- Berhenti mengonsumsi alcohol
- Berhenti merokok
- Tidak mengonsumsi zat besi dan vitamin A secara berlebihan
- Mengontrol konsumsi suplemen herbal
- Menjaga berat badan yang ideal
- Ketahui Riwayat Kesehatan Keluarga
Dengan mengetahui riwayat kesehatan keluarga sendiri, terutama keluarga inti dapat membuat keluarga lebih waspada akan penularan penyakit hepatitis.
Itulah pembahasan mengenai hepatitis akut yang dapat menambah kewaspadaan dan keluarga terhadap penyakit yang satu ini. Jika Sahabat Kaef atau orang terdekat ada yang mengalami beberapa gejala dari hepatitis akut, segeralah memeriksakan diri ke dokter. Sebab, diagnosis dan penanganan yang dilakukan sedari dini tentunya dapat meningkatkan peluang kesembuhan.
Sumber
https://www.nhs.uk/conditions/hepatitis/
https://dinkes.bulelengkab.go.id/informasi/detail/artikel/59_kenali-dan-cegah-hepatitis-akut
