Penderita hipertensi atau darah tinggi memang sah-sah saja untuk menunaikan ibadah puasa Ramadhan, selama mereka tidak memiliki komplikasi yang dapat mengancam kesehatan. Justru, berpuasa adalah salah satu cara untuk menurunkan hipertensi tersebut.
Meskipun tidak ada masalah untuk berpuasa, para penderita hipertensi sebaiknya menjaga pola makan selama melaksanakan puasa, yaitu dengan mengatur menu berbuka puasa maupun sahur.
Lalu, apa saja pilihan menu berbuka puasa yang baik bagi penderita diabetes?
Pilihan Menu Buka Puasa Khusus Penderita Hipertensi
Sangatlah wajar apabila merasakan lemas dan tidak memiliki tenaga setelah lebih dari 12 jam berpuasa, terlebih untuk penderita hipertensi. Ketika waktu berbuka telah tiba, mayoritas orang umumnya akan kalap saat makan, tidak memperdulikan makanan itu sehat atau tidak.
Pada keadaaan kalap tersebut, salah menyikat makanan justru bisa membuat hipertensi semakin meningkat. Contoh dari kesalahan tersebut adalah seperti mengonsumsi hidangan berlemak ataupun cenderung asin.
Setelah meningkat, biasanya keadaan tubuh dapat menjadi drop sehingga pada keesokan harinya tidak mampu untuk melaksanakan puasa lagi. Dengan ini, ibadah puasa Ramadhan menjadi gagal untuk dilakukan selama satu bulan penuh.
Maka dari itu, agar tidak mendapati peningkatan hipertensi, sebaiknya pilih menu buka puasa bagi hipertensi seperti di bawah ini.
- Kolak pisang
Menu ini merupakan salah satu hidangan takjil yang menjadi favorit masyarakat di bulan ramadan. Penderita hipertensi tetap boleh menyantap kolak pisang asalkan berhati-hati pada santannya.
Pisang memanglah sumber Kalium yang berfungsi sebagai pengendali hipertensi.
Sebaiknya, buat saja kolak pisang versi penderita hipertensi sendiri. Caranya gampang! Cukup siapkan yoghurt atau susu skim sebagai pengganti santan. Kedua cairan tersebut rendah lemak dan mampu menurunkan hipertensi ketika berpuasa.
Dengan menikmati kolak pisang versi penderita hipertensi ini, tekanan darah bisa tetap stabil atau normal sehingga tubuh semakin sehat dan bugar selama menjalankan puasa bulan Ramadhan.
- Kurma
Menu buka puasa bagi hipertensi yang satu ini merupakan buah asal Timur Tengah yang menjadi simbol eksistensi bulan Ramadhan. Buah ini merupakan favorit masyarakat untuk mengawali berbuka puasa karena rasanya enak untuk dimakan.
Ternyata tidak hanya enak, buah ini pun aman untuk dikonsumsi penderita hipertensi karena didalamnya terkandung nutrisi kalium, kalsium, dan magnesium. Ketiga kombinasi zat gizi di atas sangat berguna untuk membantu menstabilkan tekanan darah selama melakukan puasa Ramadan.
- Sayur bayam & wortel
Sayur bayam merupakan menu buka puasa bagi hipertensi yang aman. Sebab, setiap bayam memiliki kandungan kalium serta magnesium yang tinggi. Kedua mineral tersebut berperan penting dalam mengendalikan hipertensi.
Dalam bayam, Kalium berperan sebagai pembuang natrium yang berlebihan dalam tubuh. Sementara, Magnesium bertanggung jawab sebagai peningkat aliran darah sehat menuju seluruh tubuh.
Dengan sedikitnya jumlah natrium dan diikuti oleh aliran darah yang baik, tekanan darah bisa kembali normal serta terkendali.
Agar sayur bayam terasa lebih segar dan lezat, sebaiknya tambahkan sejumlah potong jagung beserta wortel ke dalam sayur tersebut. Selesai menikmati menu buka puasa bagi hipertensi yang satu ini, penderita hipertensi bisa semakin lancar berpuasa.
- Jus buah dan sayur
Menu buka puasa bagi hipertensi ini merupakan minuman yang sangat mudah untuk dibuat karena tinggal memblender saja, atau bisa juga menggunakan mesin juicer.
Menu ini bisa menjadi pelengkap menu utama saat berbuka puasa Ramadan. Tidak hanya berkhasiat memulihkan cairan tubuh yang lenyap ketika puasa, jus buah dan sayur pun dapat membantu penurunan hipertensi.
Dalam jus buah dan sayur, terdapat kandungan vitamin, mineral, dan serat yang sangat baik untuk tubuh. Salah satu contohnya adalah jus buah bit. Karena memiliki kandungan nitrat yang mampu melebarkan pembuluh darah, buah ini bisa berkhasiat untuk membuat aliran darah mengalir semakin lancar menuju seluruh tubuh.
Dengan begitu, kadar hipertensi dapat normal kembali sehingga penderita jadi tidak mudah pusing, mual, hingga lemas selama berpuasa ramadan.
Mengenai sejumlah jenis sayuran yang mempunyai efek serupa, contohnya adalah bayam, brokoli, tomat, seledri, dan lain sebagainya. Dengan demikian, sebaiknya cobalah untuk membuat jus buah dan sayur untuk menu buka puasa.
- Tuna panggang isi sayur
Jenis ikan laut memanglah sangat banyak, namun ikan tuna-lah yang menjadi salah satu jenis ikan paling direkomendasikan untuk penderita hipertensi. Sebab, di dalam setiap ini terkandung asam lemak omega-3.
Asam lemak tersebut merupakan asam lemak tak jenuh yang memiliki fungsi untuk meredam tekanan darah tinggi serta melakukan pencegahan pada penyakit kardiovaskular.
Selain itu, asam lemak omega-3 dapat meredakan peradangan, menekan kadar trigliserida, serta mencegah timbunan plak di pembuluh darah. Intinya, jumlah plak dalam pembuluh darah yang semakin sedikit bisa melancarkan aliran darah.
Untuk menu buka puasa bagi hipertensi menggunakan ikan tuna, cukuplah masak ikan ini dengan memanggangnya dan hindari menggoreng.
Agar semakin aman untuk penderita hipertensi, gunakan perasan lemon untuk membumbui ikan, serta minyak zaitun, lalu rempah-rempah, dan sejumlah sayuran untuk pelengkapnya.
Dengan begini, menu berbuka puasa bisa sangat menyehatkan, lezat serta dapat mengatasi hipertensi.
- Oatmeal
Jenuh dengan menu berbuka yang monoton? Sebaiknya coba membuat variasi menu berbuka puasa menggunakan bahan oatmeal. Meskipun lebih populer sebagai hidangan sarapan, ternyata oatmeal pun dapat digunakan sebagai menu berbuka.
Apalagi bagi penderita hipertensi, bahan yang sehat dan bergizi ini sangat pas untuk dijadikan menu berbuka puasa. Sebab, dalam oatmeal terkandung nutrisi seperti gandum utuh dan serat yang bisa menstabilkan tekanan darah supaya tetap normal.
Beberapa studi mengungkap bahwa mengosumsi oatmeal terbukti efektif dalam meredam kadar sistolik dan diastolik. Kabar baiknya, tingginya kandungan serat pada oatmeal mampu menjaga kestabilan berat badan serta bisa mencegah obesitas.
Seperti yang khalayak-umum ketahui, kestabilan berat badan serta obesitas merupakan faktor penentu risiko hipertensi. Semakin ideal berat badan, maka semakin tinggi kesempatan untuk mengendalikan hipertensi.
Nah, jadi itulah pembahasan mengenai rekomendasi menu buka puasa bagi hipertensi yang sehat dan aman. Selain menjaga asupan makanan, suplemen dan vitamin juga penting untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Kalau Sahabat Kaef butuh suplemen dan vitamin, beli di Kimia Farma Mobile saja. Tidak perlu repot ke luar rumah, tinggal klik lewat smartphone lalu pesanan akan langsung diantar ke alamat tujuan. Yuk, download aplikasinya sekarang juga di Google Play atau Apps Store !
Sumber
https://rsud.bulelengkab.go.id/informasi/detail/artikel/10-makanan-sehat-untuk-penurun-darah-tinggi-37 https://potensibisnis.pikiran-rakyat.com/healty/pr-694078359/hipertensi-kambuh-saat-puasa-ini-5-makanan-sehat-bagi-penderita-tekanan-darah-tinggi
